Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode
Struktural Analitik Sintetik (SAS) dalam proses membaca awal diterapkan. Penelitian
ini pula dikhususkan pada pelajar Sekolah Dasar kelas I yang baru memasuki
dunia sekolah yang penuh dengan kegiatan membaca. Dengan metode ini diharapkan
siswa-siswi dapat mengalami peningkatan dalam proses membaca. Penelitian ini
akan memberikan perbandingan hingga hasil yang dilakukan dengan pengamatan di
kelas kemudian dilakukan test membaca oleh siswa setelah melakukan metode
tersebut.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Kata Kunci: membaca awal, metode SAS

Pendahuluan

Pembelajaran Bahasa Indonesia terdapat empat aspek,
diantaranya adalah menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Dalam hal ini keterampilan
membaca siswa sangat berperan dalam aspek-aspek tersebut. Keberhasilan seorang
siswa dilihat dari kemampuan membacanya. Oleh karenanya, untuk mencapai tujuan
baik yang efisien dalam proses pembelajaran membaca awal diperlukan sebuah
metode. Metode belajar membaca pada siswa yang baru mengenal huruf salah
satunya adalah metode Struktural Analitik Sintetik (SAS).

 Metode SAS menurut
Djauzak (1996) adalah suatu metode pembelajaran menulis permulaan yang
didasarkan atas pendekatan cerita yakni cara memulai mengajar menulis dengan
menampilkan cerita yang diambil dari dialog siswa dan guru atau siswa dengan
siswa. Metode ini telah masuk dalam program pemerintah RI mulai tahun 1974. Regu yang dipimpin oleh Dr. A.S. Broto
pada waktu itu telah menghasilkan Metode SAS. Menurut A.S. Broto khususnya
disediakan untuk belajar membaca dan menulis permulaan di kelas permulaan
SD/MI. Lebih luas lagi Metode SAS dapat dipergunakan dalam berbagai bidang
pengajaran. Dalam proses operasionalnya metode SAS mempunyai langkah-langkah
berlandaskan operasional dengan urutan :

1.      Struktur
yaitu menampilkan keseluruhan,

2.      Analitik
yaitu melakukan proses penguraian,

3.      Sintetik
yaitu melakukan penggabungan pada struktur semula.